Gateway
Kelola IP yang diizinkan masuk ke API Gateway, pantau status kuota, dan telusuri log request secara lengkap.
Pengenalan
Halaman Gateway adalah pusat manajemen akses API Lenz berbasis IP Whitelist. Setiap permintaan yang masuk ke API akan divalidasi terlebih dahulu terhadap daftar IP yang terdaftar — hanya alamat IP yang ada dalam whitelist, memiliki kuota aktif, dan belum melewati masa berlakunya yang diizinkan untuk mengakses resource yang dilindungi.
Dari halaman ini, administrator dapat mendaftarkan IP baru, mengatur kuota pemakaian beserta satuannya, menetapkan tipe resource yang boleh diakses, dan memantau status entri whitelist secara langsung. Integrator dapat menggunakan endpoint /api/gateway untuk mengelola whitelist secara programatik tanpa melalui antarmuka web.
Fitur Log History di /gateway/log-history menyediakan audit trail lengkap seluruh request yang masuk melalui Gateway — dapat difilter berdasarkan rentang tanggal, HTTP method, dan status respons — sehingga debugging API call menjadi lebih efisien.
Akses ke halaman Gateway memerlukan permission whitelisted_ips. Akses ke Log History memerlukan permission log_history. Hubungi administrator sistem jika Anda tidak dapat melihat salah satu menu tersebut.
Cara Menggunakan
Melihat Daftar IP Whitelist
Buka halaman Gateway
Navigasikan ke /gateway dari sidebar. Tabel akan menampilkan seluruh entri whitelist yang terdaftar, termasuk kolom ID, Alamat IP, Tipe, Kuota, Satuan, Status, Berlaku Sampai, Dibuat Pada, dan Terakhir Diperbarui.
Gunakan pencarian untuk mempersempit daftar
Gunakan kotak pencarian di bagian atas tabel untuk menyaring entri berdasarkan Alamat IP, Tipe resource, atau Satuan. Filter berjalan secara real-time tanpa perlu menekan tombol.
Baca informasi entri
Setiap baris menampilkan status entri — Aktif atau Tidak Aktif — beserta sisa masa berlaku jika kolom "Berlaku Sampai" diisi. Entri yang sudah melewati tanggal berlaku otomatis tidak akan melewati validasi Gateway meskipun statusnya masih aktif.
Menambah IP Whitelist Baru
Klik tombol Tambah IP Whitelist Baru
Tombol ini tersedia di bagian atas tabel pada halaman /gateway. Dialog form akan muncul.
Isi informasi whitelist
Lengkapi field berikut pada dialog:
- Alamat IP — masukkan alamat IP yang akan diizinkan (wajib). Contoh:
203.0.113.45. - Tipe Resource — pilih tipe resource yang dapat diakses oleh IP ini. Gunakan kolom pencarian untuk menemukan resource yang tersedia.
- Kuota — jumlah maksimum request yang diizinkan sesuai satuan yang dipilih (wajib).
- Satuan — periode kuota, misalnya per hari, per bulan, atau per tahun.
- Status — pilih Aktif agar entri langsung berlaku setelah disimpan.
- Berlaku Hingga (Opsional) — tanggal kedaluwarsa entri ini. Kosongkan jika tidak ada batas waktu.
Simpan entri
Klik Buat Whitelist IP. Sistem akan mendaftarkan IP tersebut dan entri baru akan langsung muncul di tabel.
Pastikan alamat IP yang didaftarkan adalah IP publik atau IP yang dapat dikenali oleh server Gateway. IP lokal seperti 127.0.0.1 atau 192.168.x.x hanya valid jika Gateway dan klien berada dalam jaringan yang sama.
Mengedit Entri Whitelist
Buka menu aksi
Pada baris entri yang ingin diubah, klik ikon menu aksi (tiga titik) di kolom Aksi, lalu pilih Edit.
Perbarui informasi
Dialog edit akan muncul dengan data yang sudah terisi. Anda dapat mengubah Kuota, Satuan, Berlaku Sampai, Status (Aktif/Tidak Aktif), dan Catatan tambahan.
Alamat IP tidak dapat diubah setelah entri dibuat. Jika perlu mengganti IP, hapus entri lama dan buat entri baru.
Simpan perubahan
Klik Perbarui Whitelist IP untuk menyimpan. Perubahan berlaku segera.
Menghapus Entri Whitelist
Pada baris entri yang ingin dihapus, klik menu aksi lalu pilih Hapus. Konfirmasi dialog akan muncul menampilkan alamat IP yang akan dihapus. Klik Hapus Whitelist IP untuk melanjutkan.
Penghapusan entri whitelist bersifat permanen dan tidak dapat dibatalkan. IP yang terhapus akan langsung ditolak oleh Gateway pada request berikutnya.
Log History
Halaman /gateway/log-history menampilkan rekaman seluruh request API yang masuk melalui Gateway. Gunakan halaman ini untuk menelusuri request yang gagal, memverifikasi bahwa integrasi berjalan dengan benar, atau mengaudit pola akses.
Menggunakan Filter Log
Buka halaman Log History
Navigasikan ke /gateway/log-history dari sidebar atau dari menu Gateway. Tabel log akan menampilkan request hari ini secara default.
Atur rentang tanggal
Gunakan filter Tanggal untuk memilih rentang waktu yang ingin diperiksa. Rentang default adalah hari ini (00:00 hingga 23:59). Untuk menelusuri insiden di hari sebelumnya, sesuaikan rentang tanggal menggunakan date picker.
Filter berdasarkan HTTP Method dan Status
- Method — filter berdasarkan metode HTTP:
GET,POST,PUT,DELETE, atau tampilkan semua. - Status — filter berdasarkan kode status respons: sukses (2xx), client error (4xx), server error (5xx), atau semua.
Telusuri request spesifik
Gunakan kotak pencarian untuk menemukan log berdasarkan path Endpoint, IP asal, atau kata kunci lain. Kombinasikan pencarian dengan filter Method dan Status untuk mempersempit hasil.
Navigasi halaman
Gunakan kontrol paginasi di bawah tabel untuk berpindah halaman. Anda dapat mengubah jumlah entri per halaman sesuai kebutuhan.
Filter yang Anda terapkan di Log History tersimpan di URL sebagai query parameter (?method=POST&status=4xx&from=...&to=...). Anda dapat membagikan URL tersebut kepada rekan tim untuk menunjukkan subset log yang sama.
Fitur Utama
IP Whitelist Management
Daftarkan, edit, dan hapus alamat IP yang diizinkan mengakses API Gateway. Setiap entri dapat dikonfigurasi dengan kuota, satuan, dan masa berlaku yang berbeda.
Manajemen Kuota
Tetapkan batas jumlah request per IP berdasarkan satuan waktu. Kuota membantu melindungi resource dari pemakaian berlebihan oleh satu klien.
Kontrol Masa Berlaku
Setiap entri whitelist dapat diberi tanggal kedaluwarsa. Entri yang melewati tanggal berlaku otomatis tidak akan melewati validasi meskipun statusnya aktif.
Log History & Audit Trail
Rekaman lengkap seluruh request yang masuk melalui Gateway, dapat difilter berdasarkan tanggal, HTTP method, dan status respons untuk keperluan debugging dan audit.
Filter URL-Persistent
Semua filter pada Log History disimpan sebagai query parameter di URL, memudahkan berbagi tampilan log tertentu antar anggota tim.
Kontrol Akses Berbasis RBAC
Akses ke halaman Gateway dan Log History dikontrol oleh sistem RBAC. Administrator dapat membatasi siapa saja yang dapat melihat atau mengubah konfigurasi whitelist.
API Reference
Dokumentasi lengkap seluruh endpoint Gateway tersedia di halaman terpisah, mencakup Whitelist Resource, IP Whitelist, dan Log History.
Tips & Troubleshooting
Selanjutnya
Audit Logs
Telusuri rekaman aktivitas seluruh pengguna di dalam sistem Lenz — siapa mengubah apa dan kapan.
API Key
Buat dan kelola API Key untuk autentikasi programatik ke endpoint Lenz tanpa menggunakan kredensial pengguna.
Otentikasi
Pelajari mekanisme autentikasi JWT yang digunakan Lenz dan cara mendapatkan token akses untuk integrasi API.
Konfigurasi CES
Panduan lengkap untuk mengonfigurasi Centralized Enrollment System (CES) di Lenz Dashboard, termasuk setup Coordinator, pendaftaran Agent, dan konfigurasi Replication.
API Reference — Gateway
Endpoint untuk mengelola IP Whitelist, Whitelist Resource, dan menelusuri Log History request API Gateway.